“Mukjizat Kana: Awal Tanda Kemuliaan”
📋 Spesifikasi Produk
| Ukuran | : 47 x 65 cm (A2) |
| Media | : Kopi asli di atas kanvas |
| Bingkai | : Frame / Spanram berupa rangka kayu di belakang kanvas yang diregangkan. |
| Ketebalan | : 2 cm (Siap dipasang di dinding) |
| Teknik | : Handpainted dengan metode Scrap khusus |
🎨 Cerita di Balik Karya
Lukisan kopi ini mengangkat peristiwa kudus di Kana—saat air diubah menjadi anggur, tanda pertama yang menyatakan kemuliaan Kristus. Di tengah komposisi, Yesus duduk dengan wibawa ilahi, tangan-Nya terangkat dalam berkat, sementara para pelayan bersiap di hadapan tempayan-tempayan yang menjadi saksi mukjizat.
Di sisi kiri, Bunda Maria hadir dalam sikap hening dan penuh iman—seolah menjadi jembatan antara kebutuhan manusia dan rahmat Tuhan. Tatapannya yang lembut mencerminkan kepercayaan total: “Apa yang dikatakan-Nya kepadamu, buatlah itu.” Dari keheningan inilah mukjizat bermula.
Garis bingkai yang ornamental memperkuat nuansa ikon liturgis, mengajak penikmat masuk dalam suasana sakral, bukan sekadar peristiwa, tetapi misteri iman yang terus hidup. Tempayan-tempayan di bagian bawah menjadi simbol keterbatasan manusia yang diisi dan diubah oleh kuasa ilahi menjadi kelimpahan sukacita.
Dikerjakan dengan teknik gores (scraping) menggunakan media kopi, tanpa kuas, setiap garis terasa seperti ukiran doa—kasar namun jujur, sederhana namun penuh makna. Tekstur yang tercipta menghadirkan kesan kuno dan sakral, seakan lukisan ini adalah fragmen dari tradisi yang terus diwariskan.
Karya ini bukan hanya menggambarkan mukjizat, tetapi mengajak kita untuk percaya: bahwa dalam ketaatan sederhana, Tuhan mampu mengubah yang biasa menjadi luar biasa.



